Polemik
proyek pembangunan komplek olahraga Hambalang masih belum usai. Anggaran yang
tadinya hanya sebesar Rp125 miliar guna pengadaan sekolah atlet semasa Kemenpora
Adyaksa Daud, kini membengkak menjadi Rp1,2 triliun, dan berubah fungsi menjadi
pusat olahraga setelah beralih tangan diera Kemenpora Andi Malarangeng. Pembangunan
proyek diatas tanah seluas 32 hektare itu menyimpan banyak kejanggalan, hingga
terselip indikasi permainan korupsi dikalangan elite negara. Proyek yang melibatkan
beberapa nama seperti, mantan bendahara umun Demokrat Nazarudi, mantan Koordinator
Anggaran Komisi Olahraga Angelina Sondakh, Menpora Andi Malarangeng, Ketua Umum
Demokrat Anas Urbaningrum ini masih belum jelas tentang statusnya. Meski telah
memakan beberapa korban yang telah divonis hukuman penjara oleh hakim, namun
hingga kini teka teki tentang keterlibatan oknum elite lainya masih menjadi
misteri.
Sudah
jatuh tertimpa tangga pula, mungkin itu pepatah yang cocok demi menggambarkan
kondisi pemerintah saat ini. Proyek yang menelan uang hingga triliunan rupiah itu sampai
sekarang masih jauh mendekati selesai, terlebih pekan lalu terjadi tragedi
amblasnya tanah disekitar bangunan, dan ambruknya beberapa bangunan yang masih
dalam proses penggarapan.
Banyak
spekulasi dan pertanyaan demi menanggapi kasus ini. Apa benar ada indikasi
perbuatan korupsi dalam proyek super itu, apa ada pemangkasan anggaran oleh
oknum bejat para pejabat guna merampas jatah pembangunan proyek hambalang. Dan jawaban
dari semua itu adalah ADA. Lalu peristiwa yang terjadi pekan lalu terkait
ambruknya beberapa bangunan yang sedang dalam penggarapan itu, siapa yang
bertanggung jawab, pihak pemerintah atau pihak PT Adhi Karya dan
para perusahaan pengikutnya.?? Apakah harus pemerintah lagi, setelah
penggelontoran uang rakyat yang tidak jelas tadi. Apakah harus rakyat kembali
yang merasa dirugikan?? Kenapa tidak sesekali perusahaan.
Pusing
kalo mikir masalah ginian terus, penyakit masyarakat akibat virus yang
disebarkan oleh an**ng an**ng didalam sana. Kepandaian masyarakat mayoritas
hanya sebatas melihat dan merasakan, tapi kepandaian mereka yang ada didalam sana semuanya adalah
menyulap setiap keadaan.... dan itulah faktanya......!!!!!!!!!!!!
keep on writing. perbanyak jalan-jalan ke blog lain.
BalasHapusiya bu, ini udah mulai sneng baca2 berita lagi buat referensi
Hapus